Kau mengetuk pintu, aku menyambutmu
Mempersilakanmu duduk di teras depan rumahku
Berbincang denganmu berpuluh-puluh menit
Lalu kau pamit dan berjanji kita akan bertemu lagi

Kau mengetuk pintu, aku menyambutmu
Mempersilakanmu duduk di ruang tamu
Berbincang denganmu berpuluh-puluh jam
Lalu kau pamit dan berjanji kita akan bertemu lagi

Kau mengetuk pintu, aku menyambutmu
Mempersilakanmu duduk di ruang favoritku, tempat aku melewatkan waktu
Berbincang denganmu berpuluh-puluh hari
Lalu kau berjanji “aku akan selalu ada untukmu”

Kali ini kau tidak lagi mengetuk pintu
Kau bisa sesuka hati datang dan pergi
Karena aku tau kau akan kembali
Kau selalu kembali

Ketika malam terasa terlalu dingin untuk dilewati
Kau bawakan aku secangkir cokelat hangat
“Aku tidak bisa membuat malam menjadi hangat, hanya ini yang dapat kulakukan”
Ketika siang terasa terlalu panas untuk dilewati
Kau bawakan aku payung yang cukup lebar untuk kita berdua
“Aku tidak bisa menjamin kau akan terhindar dari kanker kulit, hanya ini yang dapat kulakukan”

Kau membuatku percaya
Kau membuatku mengerti
Kau membuatku menghargai
Kau membuatku menyayangi

“Aku akan selalu ada untukmu”

Untuk kalian yang membuat duniaku bagai surga, untuk kalian yang percaya dan membuatku percaya, untuk kalian yang selalu mengerti dan menghargai, untuk kalian yang selalu menyayangi. Untuk kalian, penghuni alam semestaku yang selalu mengelilingi dan tidak pernah pergi. Untuk kalian yang menjadi cokelat panas ketika malamku terasa dingin, untuk kalian yang menjadi payung ketika matahari menyengat kulitku. Untuk kalian yang membuatku bangkit, menyeka lukaku disaat aku terjatuh dan kesakitan. Untuk kalian, hanya untuk kalian.

2 Notes

  1. fuchsiacarousel reblogged this from sithamaharani
  2. huskyjelly reblogged this from sithamaharani
  3. sithamaharani posted this